Mendengar dan berbicara adalah sebuah kata kerja yang mempunyai hubungan yang erat sekali. Kenapa demikian??? Karena dua kata tersebut termasuk komponen adanya komunikasi. Setiap orang mempunyai kelebihan masing-masing, berbicara, mendengar ataupun berbicara dan mendengar(tetapi jarang sekali). Bagi para pendengar mungkin sulit untuk berbicara begitu sebaliknya untuk para pembicara. Lebih baik memiliki keduanya biar balance.
Kedua kata kerja ini memiliki bobot masing-masing. Berbicara, sebelum berbicara panjang lebar dan terarah, kita harus memiliki dasar yang kuat dan pengalaman yang lebih agar tidak asal bunyi dan hanya ingin eksistensitas saja atau bisa disebut dengan sotoy(sok tahu). Di sini perlu digaris bawahi berbicara yang tidak asal bicara saja. Kalau asal bicara saja semua orang juga bisa tanpa harus mempunyai kedalamn intelektual ataupun pengalaman. Sedangkan mendengar, ketika kita melakukan aktifitas satu ini kita harus mempunyai kesabaran dan keihklasan tinggi serta daya imajinasi tinggi. Pasalnya aktifitas satu ini sangat membosankan sekali ketika kita tidak mempunyai kepentingan. Tetapi sebenarnya bagi para pendengar, dia mempunyai manfaat yang begitu besar. Buktinya, dengan menjadi pendengar dia bisa memahami orang dari segi ceritanya, kemudian dia juga bisa menjadi pribadi yang sabar dan bisa menghargai orang lain dan ketika dia tak sefaham tentunya akan mengeluarkan pendapatnya setelah beradu argument di pikirannya.
The last, kita mau milih jadi orang yang seperti apa. Semoga kita menjadi orang yang bermanfaat bagi orang di sekeliling kita. Salam semut dengan penuh keikhlasan.
Mendengar Vs Berbicara
Kamis, 02 Desember 2010
Diposting oleh
Sofy Ana
di
08.57
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Kisahku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar